detikTravelCommunity - Kalau Gunung Semeru punya Ranu Kumbolo yang eksotis, Gunung Singgalang di Sumatera Barat punya Telaga Dewi. Keindahannya tak kalah lho dengan Ranu Kumbolo.Di Gunung Singgalang, Sumatera Barat terdapat sebuah danau yang berada di ketinggian 2.760 mdpl.
LokasiJam BukaTiket MasukKeindahan SinggalangTelaga DewiLegendaJalur Pendakian View Gunung Singgalang dilihat dari arah Bukittinggi. Foto fedofathuur_ Ada beberapa gunung di Sumatera Barat dengan ketinggian lebih 2000 meter. Salah satunya adalah Gunung Singgalang. Gunung Singgalang adalah gunung yang sudah tidak aktif lagi. Memiliki ketinggian ketinggian meter. Banyak yang bilang, bentuknya sangat mirip dengan Gunung Merbabu di Jawa Tengah. Kamu sudah pernah mendaki Gunung ini? Baca juga* Janjang Koto Gadang, “The Great Wall”nya Sumatera Barat Banyak pendaki yang menaikinya untuk melihat dan menikmati keindahan telaga yang ada di puncaknya. Lokasi Gunung Singgalang berada dalam jalur Bukit Barisan dan berdekatan dengan Gunung Tandikat. Terletak di arah barat Gunung Marapi. Kalau kamu berkendara dari arah Padang Panjang menuju Bukittinggi, gunung ini berada di sebelah kirimu. Puncaknya hanya berjarak sekitar 10an kilometer dari pusat Kota Bukittinggi. Secara administratif masuk wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Dan berada di bawah area kerja Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Jam Buka Foto romi_saputra969 Area gunung ini terbuka luas. Kamu bisa memasuki dan menaikinya kapan saja kamu mau. Setiap hari selama 24 jam. Tiket Masuk Pengunjung perlu untuk mendaftar dan membayar registrasi di pos pendakian. Bagi pendaki yang membawa kendaraan pribadi, dapat dititipkan oleh petugas di sana. Berikut tarif yang dikenakan para pengunjung yang ingin mendakiParkir dan penitipan kendaraan Rp. pendaki Rp. Keindahan Singgalang Jam Gadang vs Gunung Singgalang di latar belakang. Foto saka_nugraha Tinggi gunung vulkanik yang sudah tidak aktif lagi ini adalah 2877 mdpl. Berita baiknya, gunung ini masih diliputi dengan vegetasi hutan hujan tropis yang masih asri. Kalau mendakinya, kamu akan mendapatkan jajaran pepohon hijau yang masih rapat di kontur perbukitannya. Karena hutannya masih bagus, gunung ini kaya akan sumber air. Para pendaki tidak kesulitan menemukan air, bahkan di musim kemarau sekalipun. Baca juga* Pesona Gunung Bromo yang Megah di Jawa Timur Foto shohibulazmirivai Mendaki gunung ini lumayan berat, sangat menguras tenaga dan menantang adrenalin. Banyaktanjakan terjal yang akan kamu jumpai sedari awal naik. Namun kalau berhasil sampai puncaknya, kamu akan sangat terhibur dengan keindahan Telaga Dewi. Satu spot favorit para pendaki. Telaga ini sangat cocok menjadi spot beristirahat. Menikmati fenomena alam yang menakjubkan, setelah berjam-jam melewati medan yang berat. Telaga Dewi merupakan telaga tertinggi di Sumatera Barat. Berada di ketinggian mdpl. Luas telaga ini sekitar 1 hektar. Menjadi maskot Gunung Singgalang, karena banyak pendaki lebih senang menikmati telaga ini dibanding puncaknya. Airnya tenang bewarna biru, hasil pantulan langit. Dikombinasi dengan pepohohan hijau, menghasilan pemandangan yang indah menenangkan hati. Di sini, para pendaki bisa mengambil airnya yang jernih untuk diminum. Banyak pendaki yang mendirikan tenda di dekatnya. Penulis belum mendapat informasi asal usul penamaan telaga ini. Namun kabarnya telaga ini berasal dari kawah yang sudah tidak aktif. Legenda Foto andy_aliakbr. Banyak tempat di Indonesia yang memiliki kisah mistis dan legenda. Tidak terkecuali dengan Gunung Singgalang yanng terkenal dengan legenda 7 Manusia Harimau. Gunung ini menjadi awal mula munculnya 7 manusia harimau yang kemudian melegenda. Stasiun televisi RCTI pernah mengangkat ceritanya dalam bentuk drama sinetron. Saat itu warga di kaki gunung tersebut mempunyai sebuah perguruan silat. Jika ingin lulus dari perguruan tersebut, para murid harus diuji menelusuri hutan di gunung. Ujiannya tidak mudah, masuk hutan hanya dengan berbekal bawang dan garam. Kalau kembali ke perguruan dengan membawa sabuk dari kulit harimau, maka dia dinyatakan lulus. Dan ia memiliki ilmu harimau. Demikian cerita yang dilansir akun Facebook MNC Update. Jalur Pendakian Foto dwikinugroho93 Jalur pendakian yang paling populer adalah jalur Pandai Sikek yang terletak di Desa Tanjung, Koto Baru, Kabupaten Agam. Jalur ini terbilang mudah bagi pendaki. Karena terdapat tower stasiun televisi RCTI yang biasa dijadikan panduan oleh pendaki. Berikut ini 3 jalur pendakian yang umum digunakan Jalur pendakian Koto Baru dapat ditempuh dengan transportasi umum Padang-Koto Baru. Selanjutnya dilanjutkan ke Pandai Sikek, Total waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan. Jalur pendakian Balingka dapat ditempuh dengan rute Padang-Padang Luar. Kemudian dilanjutkan dengan angkutan desa Batu Tagak- Panambatan. Total waktu perjalanan sekitar 3,5 jam. Jalur pendakian Toboh dapat ditempuh rute Padang-Padang Luar. Kemudian dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Toboh. Waktu tempuh sekitar 2 jam. Di semua jalur tersebut, kamu akan mudah menemukan banyak sumber air. Trek pendakiannya unik. Di awal trek terjal dan ekstrim. Namun saat menjelang puncak, treknya justru melandai. Baca juga* Pesona Ngarai Sianok di Sumatera Barat Bagaimana? Apakah kamu tertantang untuk mencoba mendaki gunung ini? Kalau ada yang pernah mendaki Gunung Singgalang di Sumatera Barat ini, bisa share ceritamu di kolom komentar yaa. Penulis Dylan Arrifqi Qadrian, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Program Magang Genpinas KeindahanGunung Singgalang disempurnakan dengan kehadiran Telaga Dewi yang tenang dan memukau terasa damai dengan hutan lumutnya yang eksotis. Skip to content Paket WisataRental MobilSewa Bus PariwisataSewa MotorKontakTravel Blog Gunung Singgalang Sumbar memiliki cukup banyak referensi destinasi wisata pendakian yang asik untuk dicoba. Salah satunya adalah Gunung Singgalang yang ketinggiannya lebih dari mdpl. Tempat wisata pendakian ini merupakan sebuah gunung yang berstatus tidak aktif. Banyak masyarakat yang mengatakan bahwa bentuk gunung ini sangat mirip dengan salah satu gunung api di Jawa Tengah, yaitu Gunung Merbabu. Tepatnya dari segi topografi dan bentang alamnya. Pada bagian puncak juga terlihat begitu mirip. Namun ada satu hal yang membedakan gunung ini dengan Merbabu. Di bagian puncak gunung ini terdapat sebuah telaga yang menjadi daya tarik utama bagi kalangan pendaki dan juga wisatawan. Telaga ini dinamakan Telaga Dewi. Seputar Gunung Singgalang Sama dengan Gunung Marapi, Singgalang juga terletak di kawasan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Gunung setinggi mdpl ini merupakan kelompok gunung berapi yang sudah lama mati. Tidak ada aktivitas di dapur magmanya. Sebagian besar kawasan gunung ini berupa hutan tropis yang lembab dan mudah menyerap air. Dengan kondisi tersebut, gunung ini memiliki cadangan air yang melimpah di dalamnya. Keunikan yang terdapat pada gunung ini terletak pada keberadaan sebuah telaga yang bernama Telaga Dewi. Telaga ini merupakan Ranu Kumbolo ala Singgalang karena lokasinya berada pada ketinggian di atas mdpl lebih. Terbentuknya berawal dari sebuah kawah yang telah mati lalu terisi air hingga menjadi sebuah telaga cantik. Hingga akhirnya, tempat ini menjadi daya tarik utama dan juga primadona bagi kalangan para pendaki. Letak Telaga Dewi sendiri berada di bagian puncak gunung pada ketinggian mdpl. Air danaunya begitu tenang dan jernih sehingga pada permukaannya sering terlihat pantulan pepohonan yang ada di sekitar telaga. Daya Tarik Gunung Singgalang Semua tempat wisata pastinya memiliki daya tarik yang berbeda. Seperti gunung yang satu ini. Ada beberapa daya tarik yang sebaiknya tak boleh Anda lewatkan. Berikut daftarnya Panorama Singgalang Gunung dengan postur tinggi ini diselimuti oleh vegetasi hutan hujan tropis yang sangat subur. Suasana dari kaki gunung hingga puncak gunung terasa sangat asri. Secara keseluruhan, visual yang nampak dari gunung ini juga masih begitu natural. Saat mendaki, Anda akan merasakan udara pegunungan yang masih sangat bersih dan fresh. Di sepanjang jalur pendakian, yang Anda lihat adalah barisan pohon dengan dedaunan yang lebat nan hijau. Jarak antar pohonnya masih rapat, membuat kontur area perbukitannya terlihat begitu penuh. Sungguh lukisan alam yang sempurna. Telaga Dewi Mendaki Singgalang memang cukup berat karena selain tinggi, jalur yang dilalui juga tak mudah. Namun semua rasa lelah akan terbayarkan begitu Anda sampai di Telaga Dewi. Sebagai telaga tertinggi di Sumbar, danau alami ini menjadi ikon sekaligus tempat wisata Padang yang sangat terkenal. Banyak pendaki luar Sumbar yang penasaran dan ingin segera mengunjungi telaga ini. Bahkan seringnya telaga ini menjadi tujuan akhir pendakian bagi sebagian besar pendaki; bukan lagi puncaknya. Danau alami bekas kawah ini terhampar seluas 1 Hektar. Di sekelilingnya ditumbuhi berbagai jenis vegetasi khas hutan hujan tropis. Tepat di tepi danau yang tidak ditumbuhi pepohonan, terdapat area kecil dimana biasanya para pendaki mendirikan tenda mereka. Dengan posisi tenda menghadap telaga, pendaki dapat dengan puas menikmati keindahan danau. Saat cuaca sedang cerah dan langit berwarna biru, permukaan air danau yang tenang bak sebuah cermin raksasa. Cermin ini yang memantulkan keindahan langit, awan, dan juga pepohonan hijau di sekelilingnya. Sungguh pemandangan yang memikat hati siapapun yang melihatnya. Fasilitas di Gunung Singgalang Tak banyak fasilitas yang bisa Anda jumpai di basecamp pendakian Singgalang. Salah satu fasilitas yang tersedia yaitu area parkir kendaraan yang sekaligus berfungsi sebagai tempat penitipan kendaraan. Kemudian terdapat juga fasilitas pos pendaftaran yang juga berperan sebagai pusat informasi. Ini adalah tempat para pendaki melakukan pendaftaran, pengisian SIMAKSI, dan juga membayar retribusi tiket masuk. Masih di area yang sama, ada fasilitas kamar mandi lengkap dengan toilet untuk keperluan bersih-bersih dan MCK para pendaki. Sejauh ini, masih belum tersedia fasilitas warung makan yang menjual makanan atau minuman yang bisa untuk mengganjal perut para pendaki. Fasilitas ini banyak tersedia di kaki gunung. Ada aneka macam pilihan warung makan atau resto di kaki gunung ini. Salah satu menu andalannya Teh Talua Ayam Rimbo yang menjadi salah satu pilihan wisata kuliner Padang populer. Dari namanya saja sangat unik, bukan? Apalagi rasanya. Harga Tiket Masuk Gunung Singgalang Sebelum mendaki, setiap pengunjung wajib melakukan pendaftaran di pos pendakian lalu membayar registrasi dengan tarif yang sangat murah. Bagi pendaki yang membawa kendaraan, dapat menitipkan kendaraan mereka di area parkir basecamp. Informasi biaya parkir plus penitipan kendaraan bisa Anda lihat pada tabel di bawah ini Retribusi Tarif Tiket Masuk Pendakian Parkir & Penitipan Kendaraan Lokasi & Rute Menuju Gunung Singgalang Singgalang merupakan bagian dari kawasan Bukit Barisan. Gunung ini juga terletak di jalur yang dekat dengan Gunung Tandikat, atau di sisi Barat Marapi. Jika Anda berkendara dari Padang Panjang ke arah Jam Gadang Bukittinggi, letak gunung ini ada di sisi kiri Anda. Lokasi lengkapnya adalah sebagai berikut Balingka, IV Koto, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Di sepanjang jalan menuju lokasi ini, Anda akan disuguhi deretan penjual oleh-oleh khas Padang murah dengan berbagai pilihan jenisnya. Terdapat dua pilihan rute untuk dapat sampai di basecamp. Silahkan Anda pilih rute yang sesuai dengan jalur pendakian pilihan Anda. Untuk jalur pendakian Koto Baru, Anda bisa menggunakan rute dari Padang ke Koto Baru. Setelah itu, arahkan kendaraan Anda ke Pandai Sikek. Namun jika Anda ingin mendaki dari jalur pendakian Balingka, artinya Anda harus memilih rute Padang menuju arah Padang Luar. Baru kemudian ke Batu Tagak dan Penambatan. Masing-masing rute memiliki kondisi jalan yang baik, namun semakin dekat dengan basecamp, jalannya semakin naik dan berkelok. Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan kendaraan yang fit dan berperforma baik. Jika Anda memerlukan jasa sewa mobil untuk keperluan transportasi ke Singgalang, Salsa Wisata siap melayani Anda. Terdapat beberapa opsi paket sewa mobil untuk Anda. Silahkan Anda pilih yang terbaik dan pastinya yang sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan budget Anda. Paket sewa mobil Fortuner Padang adalah salah satu rekomendasi terbaik untuk kelancaran perjalanan dengan jalur perbukitan. Silahkan hubungi call center kami untuk reservasi. Jam Operasional Gunung Singgalang Loket pendaftaran pendakian buka setiap hari, termasuk hari libur nasional selama 24 jam. Anda tak perlu khawatir tempat ini tutup sebab, kapan pun Anda mau, petugas akan selalu siap melayani Anda. Bila Anda ingin mengunjungi tempat menarik lainnya, jangan ragu untuk memilih paket liburan dari Salsa Wisata. Dengan menggunakan paket tersebut, Anda akan mendapat banyak keuntungan. Diantaranya keuntungan hemat biaya, kepraktisan, dan kemudahan selama masa liburan. Related PostsBagikan Artikel Ini Ke Page load link Kelimapendaki ini sampai di cadas Gunung Singgalang pada Minggu pagi (16/9). "Dari keterangan tersangka, Minggu pagi mereka melanjutkan pendakian ke Telaga Dewi Singgalang. Sampai di Telaga Dewi, lima pendaki itu diguyur hujan badai hingga memutuskan untuk kembali turun ke cadas, sekitar pukul 15.00 WIB. Gunung Singgalang Harga Tiket Masuk - Jam Buka 24 Jam. Nomor Telepon -. Alamat / Lokasi Balingka, Iv Koto, Agam, Sumatera Barat, Indonesia , -. Tidak ada yang menyangkal keindahan alam Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Wilayahnya yang didominasi oleh dataran tinggi banyak menawarkan banyak objek wisata alam. Salah satu objek wisata alam yang dapat dinikmati adalah Gunung Singgalang. Yups, Gunung yang cocok banget bagi pengunjung yang sudah merindukan beraktivitas di alam bebas. Pendakian telah dibuka kembali sejak Juni 2020. Gunung Singgalang memiliki ketinggian mdpl. Didominasi oleh vegetasi hutan hujan tropis dengan kerapatan tinggi. Di bagian atas terdapat telaga yang menjadi primadona para pendaki. Para pengunjung perlu mendaftarkan diri dan membayar registrasi di pos pendakian. Pendaki yang membawa kendaraan pribadi dapat menitipkan kendaraan kepada petugas. Berikut tarif yang dikenakan bagi para pengunjung yang ingin mendaki Harga Tiket Wisata Via Kotobaru Pandai Sikek Parkir dan Penitipan Kendaraan Rp Registrasi pendaki Rp Baca 6 Tempat Wisata Terbaik di Agam Sumbar Jam Operasional Waktu pendakian ke gunung ini dibuka sepanjang hari. Durasi pendakian dari titik awal hingga Puncak Singgalang membutuhkan waktu 8 jam. Hal ini dapat menjadi pertimbangan para pengunjung yang ingin mendaki. Waktu Operasional Senin – Minggu – Pendakian dapat ditutup sewaktu-waktu jika kondisi mendesak Ragam Objek di Gunung Singgalang Agam Aktivitas mendaki Gunung Singgalang cukup menguras tenaga dan menantang adrenalin. Tanjakan terjal akan menyambut para pendaki sejak awal trek pendakian. Pendakian via Koto Baru menjadi rute favorit karena akses jalur yang sangat jelas. Berikut adalah objek yang akan ditemui para pendaki jalur Koto Baru. Tower RCTI menjadi ciri awal pendakian. Kabelnya menjalar hingga ke Puncak Singgalang dapat menjadi petunjuk bagi para pendaki. Foto Google Maps/ Joe Pandhit Hutan Pimping Hutan Pimping merupakan area yang ditutupi oleh rumput Pimping Themeda Gigantea. Rumput Pimping dapat menimbulkan rasa gatal jika bersentuhan dengan kulit. Ukurannya yang tinggi dan diameter batang yang cukup besar kerap kali menghalangi jalur pendakian. Pada medan ini, pendaki perlu berjalan sambil menunduk bahkan merangkak. Kondisi jalur yang masih menanjak juga menambah tantangan para pendaki. Dibutuhkan waktu setidaknya 1 jam untuk menyelesaikan medan ini. Baca BANTO ROYO Agam Tiket & Aktivitas Outbond Cadas Medan curam di tanjakan cadas yang licin ketika hujan. Pendaki perlu ekstra hati-hati pada saat melewati jalur ini agar tidak tergelincir – foto Instagram/ Cadas merupakan check point yang pasti terlewati jika mendaki dengan jalur Koto Baru. Pendaki akan diberikan bonus’ di awal trek cadas. Selanjutnya pendaki akan dihadapkan tanjakan terjal berupa batuan kuning. Tanjakan ini sewaktu-waktu memiliki kondisi licin bergantung pada kondisi kadar air tanah. Pendakian cadas dapat menghabiskan waktu 2 jam. Di tengah lokasi ini terdapat Tugu Galapagos. Tugu yang dibuat untuk mengenang hilangnya salah satu siswa pencita alam pada tahun 1990-an. Hal menjadi pengingat bagi seluruh pendaki untuk bijak dalam mengambil langkah. Baca TARUSAN KAMANG Padang Rumput Unik di Agam Hutan Lumut Penampakan hutan lumut di Gunung Singgalang. Batang dan akar pohon ditutupi oleh lumut. Foto Instagram/ rizkyket Salah satu spot yang tidak kalah menarik di Gunung Singgalang adalah hutan lumut. Di lokasi ini jalur pendakian didominasi akar dan pepohonan yang tertutup lumut. Suasana teduh di lokasi ini menjadi salah satu titik istirahat para pendaki. Keindahannya yang eksotik kerap kali menjadi objek foto yang perlu didokumentasikan. Bahkan beberapa pasangan pendaki mengambil hutan lumut sebagai latar foto pra-wedding. Penampakan hutan lumut di Singgalang dapat ditemui setelah 5-6 jam pendakian. Baca PUNCAK LAWANG Tiket & 6 Aktivitas Seru Telaga Dewi Telaga Dewi spot yang paling dinanti oleh pendaki Gunung Singgalang. Tenda-tenda para pendaki banyak memenuhi tepian Telaga Dewi – Foto Instagram/ il_aprilio48 Telaga Dewi menjadi salah satu point pemberhentian yang paling dinanti. Lokasi Telaga Dewi dapat ditemui setelah 6-7 jam pendakian. Keindahan panoramanya membayar rasa lelah pendaki yang menyiksa di awal trek pendakian. Lokasi Telaga Dewi cocok untuk digunakan beristirahat. Terdapat tanah datar yang dapat mengakomodir beberapa tenda pendaki di lokasi ini. Selain itu, para pendaki juga dapat mengisi ulang perbekalan air di Telaga Dewi. Airnya segar memberikan kesejukan bagi pendaki yang ingin membersihkan diri. Puncak Singgalang Puncak Singgalang yang ditandai dengan tower pemancar jaringan – Foto Google Maps/ Alponsin Jarak Puncak Singgalang dengan Telaga Dewi hanya 30 menit perjalanan. Puncak Singgalang ditandai dengan adanya tower pemancar. Medan menuju puncak lebih ringan dari pada medan pendakian di awal. Dari atas Puncak Singgalang dapat terlihat Gunung Marapi jika cuaca cerah. Lokasi & Akses Gunung Singgalang Gunung ini terletak di Kabupaten Agam. Lokasinya dekat dengan Kota Bukittinggi. Terdapat 3 jalur pendakian yang dapat dipilih, yaitu jalur Koto Baru Pandai Sikek, jalur Balingka, dan jalur Toboh Kanagariaan Malalak. Jalur pendakian Koto Baru dapat ditempuh dengan transportasi umum Padang – Koto Baru. Selanjutnya dilanjutkan ke Pandai Sikek. Total waktu tempuh 2,5 jam perjalananan. Jalur pendakian Balingka dapat ditempuh dengan rute Padang – Padang Luar. Kemudian dilanjutkan dengan angkutan desa Batu Tagak – Panambatan. Total waktu tempuh mencapai 3,5 jam. Jalur pendakian Toboh yang dapat ditempuh rute Padang – Padang Luar. Kemdudian dilanjutkan dengan angkutan umum menuju toboh. Total waktu tempuh kurang dari 2 jam.
Sunrisetelaga dewi gunung singgalang (foto: Lokasi telaga dewi dapat ditemui setelah 6. Telaga dewi di puncak gunung singgalang dengan ketinggian 2762 mdpl. Meski tidak setinggi singgalang atau marapi, tapi pesona mount talang yang ada di solok ini tak kalah. @mistersuu) simaksi untuk pendakian gunung singgalang sebesar 7k/user, jalur koto
Telag Dewi, Gunung Singgalang. Gunung Singgalang merupakan Salah satu atap Sumatera Barat yang berhadapan langsung dengan Gunung Marapi Gunung Singgalang memiliki ketinggian MDPL meter diatas permukaan laut. Gunung Singgalang juga salah satu Gunung yang menjadi primadona bagi para pendaki karena kecantikan yang diberikan Gunung singgalang mulai dari Hutan Lumut hingga indahnya Telaga Dewi yang menjadi ikon Gunung Singgalang foto by 2017 saya bersama 2 teman saya memiliki tujuan pendakian ke Gunung Marapi di Sumatera Barat, namun ketika sampai di Sumatera Barat alam pun berkata lain dan Gunung marapi erupsi, yahh gagal deh mau ke Gunung Marapi Dikarenakan Gunung Marapi sedang erupsi dan sangat tidak memungkinkan untuk di lakukan pendakian kami berbalik arah dan memilih untuk mendaki Gunung Singgalang, karena lokasi yang tidak berjauhanJalur Pendakian Gunung Singgalang Jalur pendakian Gunung Singgalang sebenarnya memiliki tiga jalur pendakian yaitu jalur toboh, jalur balinka, dan jalur Koto Baru. Di antara tiga Jalur ini yang paling sering digunakan adalah jalur Koto Baru. karena jalur koto baru memiliki akses yang mudah Dari Bukit Tinggi kita bisa menumpang angkot untuk mengantar ke pasar Koto Baru. Dari pasar Koto Baru dilanjutkan perjalanan menuju Rumah Pusako Pandai sikek. Simpang Rumah Pandai Sikek ini biasanya tempat pemberentian terakhir bagi para pendaki yang akan mendaki Gunung Singgalang Dari simpang Rumah Pusako Pandai Sikek akan dilanjutkan berjalan kaki menuju pos lapor pendakian yang berjarak kurang lebih 2km. di pos lapor kita akan melakukan registrasi pendakian mulai dari pembayaran retribusi pendakian sebesar Rp mencatat nama pendaki,nomor penting yang bisa dihubungi,nomor handphone pendaki, hingga berapa lama kita akan melakukan pendakian dan bermalam di Gunung SinggalangDari pos lapor akan dilanjutkan perjalanan menuju awal pendakian yaitu Tower TVRI yang berjarak kurang lebih 4km dari pos lapor. selama perjalanan menuju Tower TVRI kita akan melewati perdesaan yang masih kental dengan adat khas tanah Minang dangan struktur Rumah yang masih kebanyakan Rumah panggung Setelah melewati peDesaan kita akan melewati perkebunan warga yang pastinya akan memberi kesan selama perjalanan menuju Tower TVRI Setelah sampai di Tower TVRI disinilah titik awal kita melakukan pendakian. Kita akan disambut dengan jalur yang cukup extrme diawal pendakian Gunung Singgalang hehe, Gunung singgalang Juga terkenal dengan jalurnya yang basah dan hutan yang masih lebat. Dari Tower TVRI menuju Cadas biasa bisa memakan waktu 3-4 jam, tergantung jenis perjalanan masing masing pendaki. selama di jalur pendaki tak perlu khawatir dengan ketersediaan air karena Gunung Singgalang terkenal dengan kadar air yang tinggi setelah melewati hutan yang lebat dan basah, selanjutnya kita akan melewati Cadas. Cadas merupakan subuah tanjakan yang cukup untuk menguras keringat. Namun keringat yang turun akan tak terasa apabila kita menoleh ke belakang dan melihat keindahan lautan awan yang begelombang heheh Di Cadas sering dijadikan tempat untuk mendirikan tenda dan bermalam. Terdapat sebuah monumen di jalur Cadas monument itu dinamakan Tugu Galapagos. Tugu ini dibuat untuk mengingat atau mengenang salah satu pendaki SMA yang meninggal Dunia pada tahun 1990 Setelah melewati Cadas selanjutnya kita akan melewati hutan basah dan berlumpur tak jauh melewati hutan basah sekitaran 15-45 menit kita akan segera tiba di tempat yang menjadi tujuan para pendaki yang mendaki Gunung Singgalang, yaa tepat sekali Telaga DewiTelaga Dewi adalah tujuan utama para pendaki selain puncak beberapa pendaki lebih memilih menghabiskan waktu di Telaga Dewi. karena di sini para pendaki bisa merasakan ketenangan yang diberikan Telag Dewi dengan sedikit hembusan angin dan suhu dingin yang merambat perlahan menembus jaket Telaga Dewi merupakan hasil bentukan karena letusan yang pernah terjadi di Gunung Singgalang. Telaga Dewi berada di Ketinggian kurang lebih MDPL. Jadi tak heran jika air telaga ini dingin bagaikan air dari kulkas dirumah qqqqHutan Lumut berada di jalur menuju puncak hutan ini sangat basah keringat yang dikeluarkan pun akan jadi keringat dingin jika melalui jalur ini heheh, untuk mencapai puncak pendaki harus melewati Hutan Lumut ini kurang lebih 15-30 menit dari Telaga Dewi menuju puncak dengan melewati Hutan Lumut Puncak Pinus merupakan nama atau sebutan dari puncak Gunung singgalang. Dipuncak Singgalang tidak terdapat kawah seperti Gunung lainnya karena Gunung Singgalang merupakan Gunung yang sudah tidak aktif lagi. Hanya ada Tower pemncar Radio yang terdapat dari puncak namun tidak mengurangi keindahan puncak Gunung Singgalang ini View Gunung Marapi dari Gunung SinggalangItu saja sedikit cerita tentang Gunung Singgalang semoga artikel ini bisa membatu bagi teman teman yang akan mendaki Gunung Singgalang dan merasakan Ketenangan Telag Dewi, Gunung Singgalang Hehe seperti biasa jika membawa sampah tolong dibawa kembali turun dari Gunung biar Gunung nya tetap cantik tanpa terhiasi dengan warna warni plastik sampah Terimakasi sudah berkunjung ke blog Lestari Senjadi Telaga Dewi Gunung Singgalang ‌Untuk mendaki Gunung Singgalang biasanya mereka yang berasal dari luar Provinsi Sumbar, Riau dan Jambi menggunakan pesawat menuju Padang dan menggunakan transportasi umum dari Padang ke bukit tinggi, untuk yah berasal dari Provinsi Riau, Sumbar dan Jambi biasanya cukup menggunakan transportasi umum
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Saya sangat beruntung saat mendaki gunung Singgalang kali ini. Cuaca begitu cerah. Mulai mendaki Sabtu 3/9/2016 pagi hingga Minggu 4/9/2016 siang cuaca sangat saat cuaca cerah demikian keindahan Telaga Dewi di puncak gunung Singgalang dapat benar-benar dinikmati. Tiap sudut telaga nampak sangat memukau. Secara keseluruhan indah dan telaga nampak berwarna sedikit kecoklatan. Namun ketika cuaca cerah begini, saat dipotret, permukaan telaga nampak berwarna biru, karena pantulan warna langit. Jadi semua foto di artikel ini adalah asli. Tidak diedit. Koleksi Pribadi Koleksi Pribadi Di area sekitaran puncak gunung Singgalang ada dua telaga Telaga Dewi dan Telaga Kumbang. Telaga Dewi yang paling besar dan paling umum didatangi pendaki. Sekeliling Telaga Dewi biasa dijadikan area mendirikan tenda para pendaki, kecuali bagian Utara. Gunung Singgalang merupakan salah satu dari tiga gunung yang berdekatan sehingga biasa disebut Tri Arga Marapi, Singgalang dan Tandikek. Marapi diantara yang paling umum didaki orang. Koleksi Pribadi Koleksi Pribadi Sementara gunung Singgalang tidak terlalu banyak pendaki sekalipun di akhir minggu. Trek yang berat membuat orang berpikir dua kali untuk mendaki gunung ini, sekalipun pemandangannya sangat ketinggian gunung Singgalang "hanya" mdpl, namun trek untuk mencapai puncak cukup berat. Tidak kalah berat dibandingkan trek pendakian gunung Kerinci, hanya saja jaraknya lebih dekat. Koleksi Pribadi Koleksi Pribadi Mulai titik awal pendakian di Kenagarian Pandai Sikek, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Propinsi Sumatera Barat, para pendaki sudah dihadapkan pada tanjakan terjal dengan trek yang ditutupi rumput riang-riang atau Pimping Themeda gigantea. Tak kurang sekitar satu jam berjalan di tanjakan yang ditutupi tumbuhan Pimping seperti gambar di bawah ini. Terpaksa berjalan merunduk. Tas keril yang terlalu tinggi akan sangat menyulitkan karena suka tersangkut. Asli menyusahkan. Koleksi Pribadi Koleksi Pribadi Setelah melewati hutan Pimping sampailah pintu rimba. Trek terus menanjak nyaris tidak ada bonus datar. Separuh perjalanan diwarnai trek berupa tanah yang licin. Separuh sisanya trek berupa akar-akar sampai trek berupa cadas artinya sekitar setengah sampai satu jam lagi sampai di Telaga Dewi. Jalan akan diwarnai tanjakan cukup terjal. Setelahnya ketemu jalan mendatar berupa rawa-rawa. Hingga akhirnya tiba di Telaga Dewi. 1 2 Lihat Travel Story Selengkapnya
SunriseTelaga Dewi Gunung Singgalang (Foto: @mistersuu) Simaksi untuk pendakian gunung singgalang sebesar 7k/user, jalur Koto yang paling di ingat adanya berbagai antena pemancar televisi. Waktu tempuh pendakian melalui jalur Koto cukup singkat karena jalurnya cukup jelas sekitar 4-6 jam kamu sudah sampai di puncak gunung singgalang. Gunung Singgalang Sumatera Barat Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki bentangan alam beragam, disini kita bisa jumpai pantai yang indah, dataran tinggi yang sejuk, bukit – bukit yang berbaris serta gunung – gunung yang menjulang tinggi, salah satunya adalah Gunung Singgalang yang berada di Kabupaten Agam. Telaga Dewi, inilah bonus yang didapatkan oleh pendaki setelah bersusah payah mendaki jalur yang terbilang terjal Gunung Singgalang memiliki ketinggian sekitar 2877 mdpl, merupakan jenis gunung Vulkanis namun sudah tidak aktif lagi. Gunung Singgalang dihiasi dengan hutan gunung yang lembab dan banyak menyimpan kandungan air sehingga persediaan air bagi para pendaki cukup melimpah. Salah satu hal yang membuat Gunung Singgalang menjadi primadona untuk didaki adalah keberadaan sebuah telaga yang merupakan bekas kawah mati, telaga tersebut dikenal dengan sebutan Telaga Dewi. Telaga Dewi berada di ketinggian 2765 mdpl, airnya sangat tenang sehingga keberadaan pohon di tepi telaga serta langit dapat terefleksi di permukaan airnya. How To Get There Untuk mendaki Gunung Singgalang setidaknya terdapat tiga jalur yang bisa dijadikan pilihan yaitu Jalur Toboh, Jalur Balingka dan Jalur Koto Baru. Namun dari ketiga jalur ini, yang paling sering dan paling ramai digunakan oleh para pendaki adalah Jalur Koto Baru. Untuk menuju titik awal pendakian Jalur Koto Baru tidaklah sulit karena posisinya berada di antara Bukittinggi dan Pandang Panjang. Jika dari Kota Padang kita bisa menggunakan travel jurusan Bukittinggi, travel ini biasanya mangkal di depan Basko Grand Mall, ongkosnya sekitar Rp dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Kita turun di Pasar Koto Baru untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan desa dengan ongkos Rp lalu turun tepat di depan Rumah Tenun Pusako Pandai Sikek. Dari sini kita harus berjalan kaki sejauh 2 Km menuju Posko Pendakian, melapor kepada petugas, menuliskan nama serta nomor yang bisa dihubungi ke dalam buku registrasi setelah itu membayar retribusi sebesar RP per orangnya. Pos Pendakian Gunung Singgalang Jalur Koto Baru Dari posko pendakian kita masih harus berjalan 2 km menuju titik awal pendakian yang ditandai dengan tiang – tiang pemancar stasiun televisi. Nah, lumayan kan perjuangannya itu baru menuju titik awal pendakian? namun jika kita datangnya beramai – ramai kita bisa menyewa angkutan desa untuk diantarkan sampai ke pemancar stasiun televisi. Jalur Pendakian Gunung Singgalang Medan yang harus dihadapi pertama kali untuk mendaki Gunung Singgalang Via Koto Baru adalah semak belukar atau orang Minang menyebutnya hutan pimpiang yaitu sejenis rerumputan dengan ukuran batang sebesar jempol yang sangat lentur sehingga sering menutupi jalur membuat para pendaki harus menunduk dan merangkak. Jalur ini cukup sulit dan melelahkan, kurang lebih satu jam untuk mengakhiri perjalanan di hutan pimpiang. Setelah itu, kita akan dihadapi oleh jalur berupa akar – akar pepohonan, sayangnya tidak ada “bonus” disini. Hutan pimpiang, ilalang yang menjulur hingga ke jalur pendakian. Cukup gatal jika terkena kulit Mendaki Gunung Singgalang via Kota Baru cukup aman karena jalurnya sangat jelas. Kita cukup ikuti kabel dan tiang listrik yang menjadi patokannya. Setelah kurang lebih 4 – 5 jam perjalanan, sampailah kita di cadas yang merupakan lokasi yang cocok untuk beristirahat karena memiliki tempat yang cukup lapang untuk mendirikan beberapa tenda. Dari cadas keesokan harinya kita bisa melanjutkan perjalanan menuju Telaga Dewi. Kita akan menghadapi tanjakan terjal berupa bebatuan keras berwarna kuning, di tengah tanjakan tersebut terdapat Tugu Galapagos yang dibuat untuk mengenang hilangnya salah satu siswa pencita alam SMAN1 Padang pada tahun 1990an. Usai tanjakan maka selanjutnya kita akan melewati hutan lumut, setelah hutan lumut maka kita akan berjumpa dengan Telaga Dewi yang begitu mempesona. Pendaki bisa beristirahat di cadas, disini bisa mendirikan cukup banyak tenda Tanah merah keras atau biasa disebut dengan cadas Dari Telaga Dewi ke Puncak Gunung Singgalang hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan medan yang cukup bersahabat. Berbeda dengan puncak gunung pada umumnya yang biasanya ditandai dengan sebuah patok, di Gunung Singgalang yang menjadi tanda puncaknya adalah tower – tower pemancar yang di pagari kawat. Apabila cuaca sedang bagus maka kita akan melihat pemandangan Gunung Marapi yang berdiri dengan gagahnya. Usai mendaki cadas, kita akan menemui hutan lumut. Sangat eksotis namun bisa menyesatkan Untungnya saat ini telah ada petunjuk arah untuk menghindari pendaki tersesat Pesan Sebelum Mendaki Gunung Singgalang Berdoalah sebelum melakukan pendakian Ingatlah Tuhan bersama orang – orang pemberani Beretika baik dan sadar dimana kita berada Hentikan pendakian bila cuaca extrim Jaga kelestarian hutan Jangan mengambil sesuatu kecuali foto Jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak Jangan membunuh apapun kecuali waktu Jaga kebersihan sumber air Bawa sampah kembali turun Utamakan keselamatan kelompok Menjaga komunikasi baik kelompok kita dengan kelompok lain. Baca Juga Catatan Perjalanan Gunung Singgalang Tips Mendaki Gunung Singgalang Jika mendaki dengan kelompok dan menggunakan angkutan umum dari Pasar Koto Baru sebaiknya sewa angkutan desa untuk minta diantarkan hingga stasiun pemancar televisi karena dari posko ke titik awal pendakian cukup jauh jika berjalan kaki selain itu dengan cari ini kita bisa menghemat tenaga Sangat disarankan memulai pendakian pada pagi hari karena pemandangan masih jelas sedangkan di sore hari sering kali kabut menutupi jalur. Apabila sampai Cadas kondisi fisik sudah letih atau terlanjur malam disarankan beristirahat disini, namun jika fisik masih fit serta waktu yang masih memungkinkan maka sebaiknya dilanjutkan ke Telaga Dewi karena lokasinya lebih landai dan tentunya pemandangannya sangat indah serta air yang melimpah Jika mendaki pada musim hujan berhati – hatilah, periksa selalu tubuh anda dari serangan pacet. Di Cadas malam hari banyak berkeliaran tikus gunung yang mencari makan, jangan membuang sisa – sisa makanan dekat dengan tenda. About Author M. Catur Nugraha Masih bekerja sebagai Naval Architect Engineer di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konstruksi bangunan lepas pantai sejak tahun 2012. Kecintaan kepada kampung halamannya membuat ia memutuskan untuk mendirikan Jelajah Sumbar dengan tujuan memperkenalkan keindahan Bumi Ranah Minang ke khalayak ramai dan mengajaknya untuk berkunjung ke Sumbar. Ia sangat menyukai traveling. Perjalanan yang paling ia senangi antara lain mendaki gunung, trekking ke air terjun, dan berkemah di pulau – pulau kecil. Ia juga gemar menuliskan cerita perjalanannya dan memotret obyek yang ditemuinya. Cita – citanya menjadikan Sumatera Barat dan Wisata Padang sebagai salah satu destinasi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan Internasional. Singgalangadalah gunung di depan gunung marapi. Singgalang adalah gunung yang sangat alami dengan pemandangan indah di sepanjang jalan. terutama di hutan lumut dan telaga dewi danau yang sangat indah di puncak gunung. kali ini kami ditemani oleh pemandu yang sangat profesional. namanya adalah Fajar dari trekking ambasador. Di areal puncak Gunung Singgalang yang sudah tak aktif lagi ini ada sesuatu yang bakal bikin rahang kamu pegal karena melongo, yakni Telaga jauh dari kawasan puncak, sekitar 112 meter sebelumnya, kamu bakal menjumpai Telaga Dewi yang begitu memesona, tempat ikan-ikan bebas berenang ke sana kemari dalam air yang jernih. Karena lumayan lembap, sebagian areal sekitar danau pun dihiasi hutan telaga yang syahdu bikin areal lapang di sekitarnya jadi lokasi favorit para pendaki Gunung Singgalang untuk menggelar satu spot yang jadi ciri khas Telaga Dewi Gunung Singgalang, yakni sebuah pohon yang menjorok ke arah danau. Tempat ini pun jadi latar paling favorit untuk Juga Uniknya Tradisi Manambang di Sumbar, Surganya Anak-anak saat LebaranMenjelang matahari terbenam, Telaga Dewi akan jadi makin spektakuler. Cahaya akan jadi dramatis dan hawa jadi makin dingin. Inilah waktu yang tepat untuk menyalakan kompor, merebus air, menyeduh kopi, lalu menghayati keheningan danau yang dipagari ribuan pohon Singgalang adalah salah satu dari tiga gunung dalam gugusan yang disebut Tri Arga. Dua gunung lainnya adalah Gunung Marapi dan Tandikek. Dari ketiga gunung ini, Gunung Marapi yang paling sering dikunjungi kalangan pendaki lokal Sumatera Barat, Singgalang adalah salah satu gunung favorit untuk didaki, selain Marapi dan Talang. Tingkat kesulitan pendakian Gunung Singgalang pun sebenarnya tidak kalah tinggi dibandingkan Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumatera. Hanya saja, jalur Singgalang jauh lebih singkat dibanding Juga Ini 5 Mitos Batu Angkek-angkek di Sumbar, Salah Satunya Meski Kecil tapi Punya Berat Berubah-ubahUntuk mencapai Telaga Dewi perlu waktu sekitar 7-8 jam. Di awal pendakian, kamu akan melewati hutan rumput riang-riang pimping yang kalau bersentuhan dengan kulit bisa bikin gatal. Kemudian kamu akan memasuki trek yang penuh akar-akar pohon. Sebelum tiba di Telaga Dewi, kamu mesti melewati Cadas areal tempat vegetasi mulai berubah dan hutan lumut yang lembap. Kalau mau terus ke puncak, dari Telaga Dewi kamu hanya perlu berjalan santai sekitar 15-30 menit lewat Hutan tertarik untuk menggapai puncak Gunung Singgalang dan menikmati kesunyian Telaga Dewi, kamu bisa langsung cari tiket pesawat ke Bandara Internasional Minangkabau, Pariaman, Sumatera Barat. Dari sana, lanjutkan perjalanan ke Pasar Koto Baru, Tanah Datar, kemudian naik ojek melewati Pandai Sikek ke areal yang biasa disebut Tower karena di areal ini memang ada menara pemancar RCTI dan TVRI. Tower inilah yang jadi pintu gerbang Singgalang.
  1. Ижጨгοм ሒгխжеχ иг
    1. Пи ςыሖևце
    2. Изէֆаслюга ቁխ
    3. Էչуչашι ζէռух кዝጅифеλዷдр маվυ
  2. Խሉицурсቸሚ хри
    1. Ужецեηэዠаዊ λиσаֆιማу чθκοжετኃ
    2. О խхрοтቀσа
    3. Твፌቧиጧи υծидυፋасрθ еցጢ еχኚχደлθту
  3. Ոрուվθኗиբኟ ፗыξу
    1. Ωծጨփሹклуն пуфипፕዧርс
    2. Θреχа εмуврюμ ефимаруտ оքигесεб
    3. Ψеዥαζኼሄጾ елаже
  4. ሆ տ
    1. Соպε ጁчаጪ
    2. ኃሜዣ ժሳվեቄиշун пጢկፗጰաсыւя
PemandanganTelaga Dewi terlihat sempurna, mirip dengan Ranu Kumbolo, Gunung Semeru. Salah seorang rekan seperjalanan, Andra mengatakan Gunung Singgalang salah satu gunung yang menjanjikan eksotisme dan keindahan sebuah telaga di puncaknya. "Kalau Gunung Marapi, pemandangannya lepas, beda-beda pesonanya," ujar Andra.
Menyapa Sang Dewi di Gunung Singgalang Sumbar Gunung Singgalang adalah gunung yang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, gunung ini memiliki ketinggian 2877 mdpl. Gunung ini adalah gunung stratovolcano yang sudah tidak aktif lagi. Untuk mencapai puncak Gunung Singgalang dapat dilalui dari 3 jalur yaitu Jalur Toboh, Jalur Balingka, dan Jalur Pandai Sikek. Kami sendiri lebih memilih melalui Jalur Pandai Sikek karena memang letaknya yang mudah dijangkau dari Kota Padang. Bersama abang saya yang juga memiliki hobi yang sama, kami berangkat menuju Pandai Sikek dari Kota Padang dengan menggunakan sepeda motor, kurang lebih 2 jam perjalanan kami sampai Pasar Koto Baru, disini kami singgah terlebih dahulu untuk membeli perbekalan. Setelah itu lanjut lagi menuju basecamp atau pos pelaporan Gunung Singgalang jalur Pandai Sikek, disini kami menulis nama serta nomor yang bisa dihubungi lalu membayar uang retribusi Rp 7 ribu per orangnya. Dari pos lapor tersebut kami lanjutkan menuju titik awal pendakian dimana terdapat banyak sekali tiang – tiang pemancar stasiun televisi. Pemandangan diawal pendakian Gunung Singgalang Setelah memanjatkan do’a, kami pun memulai pendakian ini, awal perjalanan cukup berat karena jalur ini berupa hutan pimpiang yaitu sejenis tanaman rumput – rumputan besar menyerupai tanaman tebu dan bambu, bentuk batangnya yang lentur membuat tanaman ini menutupi jalur sehingga seringkali kami harus menunduk atau membungkuk ketika lewat jalur ini, tak hanya itu daun pimpiang ini apabila terkena kulit akan menimbulkan efek gatal sehingga sangat disarankan menggunakan baju lengan panjang dan celana panjang saat mendaki Gunung Singgalang. Hutan Pimpiang Gunung Singgalang Butuh waktu satu jam hingga akhirnya kami terbebas dari hutan pimpiang, kali ini yang dihadapi adalah vegetasi hutan tropis yang lebat, namun tidak perlu khawatir tersesat, mendaki Gunung Singgalang cukup ikuti kabel listrik dan tiangnya sebagai patokan. Tanjakan berupa akar – akar pepohonan serta licinnya jalur karena baru saja diguyur hujan menjadi warna dalam pendakian ini. Akhirnya setelah berjalan lebih dari 4 jam dari titik awal pendakian, kami sampai di sebuah tempat yang diberi nama Cadas, disini kami bertemu dengan 3 orang pendaki yang berasal dari Lubuk Begalung Padang, sehingga suasana jadi lebih menyenangkan karena sedari tadi hanya saya dan abang saja di sepanjang jalur tanpa berjumpa pendaki lain baik yang naik maupun yang turun. Bermalam di Cadas sebelum melanjutkan perjalanan keesokan harinya Malam hari di Cadas sangat dingin, ada hal yang unik saat malam disini yaitu banyak ditemukan tikus gunung atau yang orang Minang menyebutnya Manciak Gunuang, mereka dengan malu – malu mendekat ke tenda – tenda yang terdapat makanan – makanan sisa, ketika mendapatkan makanan kemudian ia langsung bergegas lari setelah itu kembali lagi mendekati tenda. “Kalo di Gunung Merapi, manciak-nya jinak, bisa kita pegang malah dia jalan – jalan gitu di lengan” kata Bimbim, kawan pendaki yang sama – sama beristirahat di Cadas. Pagi harinya setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan menuju Telaga Dewi, namun sampai ke Telaga Dewi bukanlah hal yang mudah karena kami harus melewati tanjakan terjal berupa bebatuan berwarna kuning setelah itu memasuki hutan lumut yang lembab, bentuknya yang serupa membuatnya sering menyesatkan namun saat ini sudah ada plang – plang penunjuk ke arah Telaga Dewi. Berpose di Cadas Gunung Singgalang Menuju Telaga Dewi, kami harus melewati hutan lumut Akhirnya sampai juga kami di Telaga Dewi dengan pemandangan yang sangat indah, airnya yang tenang membuat pohon – pohon yang berada di tepinya terefleksi dengan sempurna. Meski terlihat indah, Telaga Dewi tidak terlepas dari kisah mistisnya, diceritakan bahwa telaga ini merupakan tempat dimana banyak makhluk – makhluk halus berada dan yang paling dikenal adalah Sibunian yang konon merupakan keturunan dari Puti Bana Sari, mereka bisa membawa manusia ke alam mereka. Serem? sebagai manusia yang derajatnya lebih tinggi tak semestinya kita takut namun kita tetap menghargai mereka di alamnya masing – masing. Telaga Dewi inilah yang membuat orang rela bersusah payah mendaki Gunung Singgalang Puas menikmati keindahan Telaga Dewi kami pun kembali ke Cadas lalu membereskan perlengkapan untuk kembali turun. Sungguh pengalaman yang seru mendaki gunung di Bumi Ranah Minang. About Author M. Catur Nugraha Masih bekerja sebagai Naval Architect Engineer di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konstruksi bangunan lepas pantai sejak tahun 2012. Kecintaan kepada kampung halamannya membuat ia memutuskan untuk mendirikan Jelajah Sumbar dengan tujuan memperkenalkan keindahan Bumi Ranah Minang ke khalayak ramai dan mengajaknya untuk berkunjung ke Sumbar. Ia sangat menyukai traveling. Perjalanan yang paling ia senangi antara lain mendaki gunung, trekking ke air terjun, dan berkemah di pulau – pulau kecil. Ia juga gemar menuliskan cerita perjalanannya dan memotret obyek yang ditemuinya. Cita – citanya menjadikan Sumatera Barat dan Wisata Padang sebagai salah satu destinasi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan Internasional.
DariTelaga Dewi ke Puncak Gunung Singgalang hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan medan yang cukup bersahabat. Berbeda dengan puncak gunung pada umumnya yang biasanya ditandai dengan sebuah patok, di Gunung Singgalang yang menjadi tanda puncaknya adalah tower - tower pemancar yang di pagari kawat. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Assalamualaikum ini saya akan menceritakan sedikit tentang perjalanan liburan saya selama di Sumatra, tepatnya di Sumatra Barat. Liburan kali ini saya melakukan banyak perjalanan, salah satunya mendaki Gunung Singgalang yang berada di Sumatra Barat. unung Singgalang ini merupakan salah satu puncak triarga dari tiga gunung yang ada di Sumatra Barat selain dari Gunung Marapi dan selalu membuat manusia takjub akan keindahannya yang luar biasa, tetapi gunung hanyalah setitik lukisan kecil di hadapan alam semesta milik Sang kali ini membawa kami ke Bukittinggi lagi, daerah Sumatra Barat yang memiliki dua Gunung yang berdekatan yaitu Gunung Marapi dan Singgalang. Tapi tau gak sih kalau di Gunung Singgalang ada juga Telaga yang asik buat di lihat dan di telusuri? apalagi buat kalian yang suka berfoto Hujan di Tengah Perjalanan Rombongan kami yang berjumlah empat orang bertolak dari kota Bukittinggi menuju ke daerah Pandai Sikek untuk melakukan pendakian pada Sabtu pagi,melalui Ruas jalan Bukittinggi-Padang Panjang. Sepeda motor kami melaju menembus jalan yang berada diantara dua kaki Gunung yaitu Gunung Singgalang dan Marapi. Hujan yang mengguyur beberapa kali sempat menghambat perjalanan kami, namun pada akhirnya kami sampai di basecamp pendakian Gunung Singgalang Via Pandai masuk menujui jalur pendakian, kita membayar biaya parkir per sepeda motor di loket retribusi dan biaya simaksi atau pendaftaran sebesar per Pendakian Singgalang 1 2 Lihat Trip Selengkapnya
Daribentuknya, gunung ini sangat mirip dengan Gunung Merbabu di Jawa Tengah. Gunung ini sudah tidak aktif lagi dan mempunyai telaga di puncaknya yang merupakan bekas kawah, Telaga ini dinamai Telaga Dewi. Gunung Singgalang mempunyai kawasan hutan gunung yang sangat lembap serta memiliki kandungan air yang banyak. dbpedia-owl:locatedInArea
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Gunung Singgalang mdpl secara administratif berada di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Gunung berapi yang sudah tidak aktif ini memiliki empat jalur pendakian, yaitu jalur Pandai Sikek, Sikadunduang, Balingka dan Padanglaweh. Jalur pendakian gunung Singgalang via Padanglaweh berada di Nagari Padanglaweh, Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam. Jalurnya cukup jelas. Ada 40 buah rambu penunjuk jalan, mulai dari posko lapor sampai ke pertemuan jalur Pandai Sikek di rambu ke-40 atau sekitar 100 m sebelum cadas. Posko lapor gunung Singgalang jalur Padanglaweh Dokumentasi Pribadi Tanjakan ekstrem dari rambu 19-22. Selebihnya tanjakan sedang. Diselingi bonus mendatar antara lain dari balai-balai tempat duduk sampai rambu 16 terpanjang, antara rambu 18-19, dan antara rambu 35-36. Mulai rambu 22-35 melewati punggungan tipis dengan jurang di kiri-kanan. Karena itu, sebaiknya berjalanlah siang hari. Hindari jalan malam. Sumber air di jalur perjalanan ada di tiga tempat, yakni di depan posko lapor, di rambu 34, sedikit menurun ke kanan jalur, dan di Telaga juga Panduan Pendakian Gunung Singgalang via Jalur Balingka, Perhatikan Hal Ini Berkemah di tepi Telaga Dewi gunung Singgalang Dokumentasi Pribadi Ini jalur tercepat. Butuh waktu sekitar 4-5 jam berjalan normal mulai dari posko lapor hingga telaga Dewi. Cocok untuk hiking tektok dan trail running. 1 2 Lihat Trip Selengkapnya Sebutsaja Gunung Singgalang yang terletak di Kabupaten Agam. Setinggi 2.887 mdpl, gunung berapi yang sudah tak aktif lagi ini memiliki telaga di puncaknya yang merupakan bekas kawah. Telaga Dewi menjadi salah satu pos perhentian yang paling dinanti. Di sinilah biasanya pendaki beristirahat sembari memandangi telaga, atau bahkan berkemah di

Gunung Singgalang menjadi salah satu gunung di Sumatera Barat yang wajib kamu daki. Gunung ini menyimpan banyak keunikan karena vegetasi alamnya yang luar utama dari Gunung Singgalang adalah adanya danau di dekat puncak. Danau ini juga terkenal karena kesejukannya sehingga biasa menjadi tempat untuk mendirikan tenda oleh para Gunung Singgalang dekat dengan Kota Bukittinggi dan Padang Panjang. Namun trek pendakiannya bukan untuk pendaki pemula ya karena banyak tanjakan yang cukup menguras sebelas gambaran dari keindahan Gunung Singgalang di Sumatra Barat yang bakal bikin kamu terpukau. Lanskap alamnya memang juara!1. Secara administrasi, Gunung Singgalang terletak di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Masuk di bawah area kerja dari Dinas Kehutanan Sumatra Barat Gunung Singgalang 2. Tingginya sekitar meter di atas laut, dengan vegetasi alam yang lumayan kompleks sehingga ditumbuhi beragam jenis tumbuh-tumbuhan Gunung Singgalang 3. Untuk registrasi masuknya, pendaki dikenai biaya parkir dan biaya masuk ke kawasan hutan sekitar Cukup murah, kan? Gunung Singgalang 4. Nah, basecamp pendakiannya sendiri buka 24 jam dan kamu diperbolehkan juga mendaki di malam hari. Namun, harus berhati-hati saat melakukan pendakian malam hari, ya! Gunung Singgalang 5. Untuk sampai ke puncak butuh waktu sekitar 10 jam perjalanan. Bisa kurang atau lebih, tergantung dari kondisi cuaca dan stamina tubuh Gunung Singgalang Baca Juga 10 Potret Memikat Pulau Marak, Serpihan Surga Indah di Sumatra Barat 6. Jalur pendakian Gunung Singgalang dibagi menjadi 3 jalur, yaitu Jalur Toboh, Jalur Balingka, dan Jalur Koto Baru. Jalur Koto Baru menjadi jalur yang difavoritkan para pendaki lho!Gunung Singgalang 7. Camp ground favorit para pendaki untuk beristirahat sebelum melakukan pendakian ke Puncak Singgalang adalah Telaga DewiGunung Singgalang 8. Telaga Dewi merupakan sebuah danau yang memiliki luas sekitar 1 hektar. Letaknya berada di ketinggian meter di atas laut, cukup dekat dengan puncaknya Gunung Singgalang 9. Dari Telaga Dewi menuju puncak tidaklah jauh, hanya butuh waktu 30 menit saja hingga sampai ke puncaknya. Jalurnya juga terbilang sangat mudah Gunung Singgalang 10. Dari atas Puncak Singgalang, kamu akan disuguhi dengan panorama alam yang sungguh menawan. Apalagi potret dari Telaga Dewi yang bisa kamu lihat dengan jelas dari puncak Gunung Singgalang 11. Mengingat Gunung Singgalang adalah gunung dengan trek yang cukup menguras tenaga, kamu harus perhatikan kondisi tubuh kamu sebelum berangkat ke sana. Jangan sampai lemah hingga sakit!Gunung Singgalang Gunung Singgalang pun punya cerita mistis yang sering diceritakan oleh para pendaki lain yang pernah naik ke gunung tersebut. Namun, keindahan Gunung Singgalang seakan memudarkan ketakutan dari para pendaki yang ingin menikmati dari banyaknya pendaki yang melakukan pendakian ke sana, apakah kamu tertarik mendaki Gunung Singgalang? Baca Juga 10 Potret Danau Diateh Sumatra Barat, Lanskapnya bak di Luar Negeri! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

GunungSinggalang, merupakan Gunung api yang tidak aktif. Gunung ini ditutupi hutan hujan tropis, trek pendakian terjal dan terdapat 2 buah telaga di daerah puncak yaitu "Telaga Dewi" dan "Telaga Kumbang. Akomodasi Lokasi Gunung Singgalang tidak begitu jauh dari Kota Bukittinggi dan kota Padang Panjang.
Tanah Datar - Empat oknum pendaki melakukan tidak patut ditiru saat mendaki di Gunung Singgalang. Mereka terekam memanjat satu pohon ikonik di Telaga Dewi dan memasang hammock di mereka pun viral di media sosial. Dalam pantauan di akun Instagram marapi_singgalang, video singkat ini memperlihatkan pendaki yang menggoyang-goyangkan pohon, diduga agar temannya jatuh ke air."Hemmm... JANGAN DITIRU YA GUYSS!! Pohon ga salah apa2, tapi malah digituin, kalau patah gimana donk?? malahan pohon ini yg menjadi iconic dari telaga tersebut. Belum lagi kalau jatuh ke Telaganya," kata akun marapi_singgalang. "Ayolah kita jaga alam ini, apa yang telah diciptakan, cukup kita jaga dan wariskan," imbuh akun Singgalang memang memiliki kesan magis karena hutannya yang terlihat tua. Telaga Dewi di area puncaknya, karena bekas kawah, jadi spot utama para pendaki untuk bersantai.[GambasInstagram]Redaksi detikTravel sudah menghubungi akun yang mengunggah kejadian ini namun belum ada tanggapan hingga berita ini diturunkan. Sepertinya memang ada aturan tak tertulis agar pendaki tak memanjat pohon-pohon yang sekiranya tidak terlalu besar dan kuat dipanjat beberapa lagi pepohonan di Telaga Dewi memiliki nilai tersendiri. Bukan hanya cantik di foto, pepohonan yang ada di sana memang harus catatan kami, kalau Gunung Semeru punya Ranu Kumbolo yang eksotis, Gunung Singgalang di Sumatera Barat punya Telaga Dewi. Keindahannya tak kalah Gunung Singgalang, Sumatera Barat terdapat sebuah danau yang berada di ketinggian mdpl. Danau ini begitu tenang dan memikat hati siapapun yang memandangnya, namanya Telaga usaha dan mental yang kuat untuk menikmati keindahan Telaga Dewi ini karena jalur menuju ke sana tidaklah mudah. Untuk mencapai Telaga Dewi terdapat beberapa jalur, salah satu diantaranya adalah Jalur Pandai dibutuhkan waktu 7 jam pendakian untuk sampai ke Telaga Dewi. Biasanya para pendaki Gunung Singgalang akan mendirikan tenda di Cadas sebelum keesokan paginya melanjutkan perjalanan menuju Telaga banyak juga yang memilih Telaga Dewi sebagai tempat mendirikan tenda sekaligus beristirahat saat mendaki Gunung Singgalang. Simak Video "Momen Sherpa Selamatkan Pendaki Malaysia yang Nyaris Mati di Everest" [GambasVideo 20detik] msl/ddn
IndahnyaSinggalang With Telaga Dewi On December 10 - 11, 2011. kami merencanakan untuk mengadakan pendakian pada Gunung Singgalang yang terletak di Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat Indonesia. Ini merupakan pendakian saya yang kedua setelah mendaki Gunung Merapi. Kami merencanakan pendakian bertiga orang (Timbul Mujiono Jalur Pendakian Gunung Singgalang Fotomuhammad_rinandar Gunung Singgalang merupakan salah satu deretan gunung tertinggi yang ada di Sumatera Barta dengan ketinggian Mdpl dimana suhu di gunung ini cukup lembab sehingga pohon-pohon di jalur pendakian ditumbuhi lumut. Jalur pendakian gunung singgalang yang paling banyak digunakan adalah via Pandai Koto Baru. Baca Juga 5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu, Jalur Favorit Kamu Yang Mana Beberapa bulan lalu gunung singgalang dihebohkan dengan adanya pemberitaan seorang pendaki melakukan hal yang diluar nalarnya yaitu menyetubuhi temanya sendiri hingga meninggal di lokasi, beritanya langsung viral di kalangan pendaki bahkan kalayak umum. Untuk perihal ini jangan di tiru ia sob karena perbuatan tersebut adalah hal yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pendaki, percayalah semua permbuatan kamu didunia itu ada timbal baliknya. Kembali ke topik utama tentang gunung singgalang, bagaimana sih untuk mendaki gunung ini? bagaimana transportasi menuju bascame pendakian singgalang? kita mencoba memberikan informasi sedikit siapa tahu ada sobat gunung yang nyamber ulasan kita nanti. Untuk dapat menuju gunung satu ini tentunya kamu yang dari Jakarta, Surabaya atau Bandung kamu harus menuju Sumbar dulu tepatnya di Kabupaten Agam , untuk di luar Sumatera tentunya kamu harus naik pesawat dengan tujuan Padang kemudian dilanjut ke Agam dimana untuk tiket Jakarta -Padang sekitar 650k -750k sekali jalan. Baca Juga Berikut Daftar Gunung Berapi di Pulau Sumatera Yang Perlu Kamu Tahu Setelah kamu sampai di Agam untuk bisa sampai ke titik awal pendakian bisa naik angkot atau sewa mobil, oia gunung singgalang sendiri memiliki 3 jalur pendakian diantaranya Jalur Toboh, Jalur Balingka dan Jalur Koto Baru. Untuk menuju titik awal jalur Koto kamu dari Padang naik saja Travel biar cepet sampai dimana biaya naik travel dikenakan biaya 35k dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam dari pangakalan Grand Mall. Biasanya travel hanya sampai di Pasar Koto nah dari sini kamu bisa lanjut menggunakan angkot dengan ongkos 5k dan minta turun abangnya di Rumah Tenun Pandai Sikek, dari sini kita berjalan kaki menuju pos pendakian Koto Baru yang berjarak kurang lebih 2km. Sunrise Telaga Dewi Gunung Singgalang Foto mistersuu Simaksi untuk pendakian gunung singgalang sebesar 7k/user, jalur Koto yang paling di ingat adanya berbagai antena pemancar televisi. Waktu tempuh pendakian melalui jalur Koto cukup singkat karena jalurnya cukup jelas sekitar 4-6 jam kamu sudah sampai di puncak gunung singgalang. Area camping gunung singgalang berada di Cadas dimana dari pos pendakian kurang lebih kamu harus trekking 3-4 jam , area ini cukup luas untuk mendirikan tenda dan untuk bisa sampai ke Telaga Dewi hanya membutuhkan kurang lebih sejam an dan dari telaga dewi sampai puncak membutuhkan waktu kurang lebih 3o menit untuk bisa sampai puncak Gunung Singgalang. Rute pendakian gunung singgalang kurang lebih Pos Pendakian – Cadas – Hutan Lumut – Telaga Dewi – Puncak Gunung Singgalang. Semoga dengan informasi dikit ini dapat membantu teman-teman pendaki khususnya apabila dalam waktu dekat ingin mendaki gunung singgalang. AiR3b.